Waktu

Waktu tidak memberimu ‘adalah’

Ia memberimu

‘Telah’ ..

‘Sedang’ ..

Dan ‘akan’ ..

Waktu juga tidak memberimu’ always’

Juga jarang memberimu ‘usually’

Karena setiap kesempatan hanya datang sekali

Karena setiap detik selalu berbeda

Maka …

Majulah di setiap hela napas dengan sesuatu yang lebih baik

Hmmm …..

Saat ini ….

Ku tak bisa melihatmu dengan mataku

Saat ini …

Ku tak bisa menggenggam tanganmu dengan dua telapak tanganku

Saat ini …

Ku tak bisa nyata mendengar suara berbicara padaku

Dan saat ini…

Ku sadar ku tak tahu engkau ada dimana

Namun saat ini …

Ku memanggilmu …

Ku menggenggammu …

Ku menatapmu dalam tangisku … yang mengalir dengan lega

Karena engkau berkata …

‘Hanya padamu Ya Allah … pelindung terbaik bagiku untuk menitipkannya’

Raining Beach

Rain come this dawn…

So soft n fresh….

Then….

the cloud allow the sun to peek with it’s wonderful shine

However,  the cloud still cry so sweet

Ku dan Teman akhirnya memutuskan untuk jalan pagi ini

 

Hmmm … teman

Ini nuansa yang indah

Sejuk …

Dan dingin saat bulir mungil tangisan awan menyentuh kulitku

Tujuan pagi ini … pantai dekat rumah

Sampai di ujung aspal yang bertemu dengan batu-batu penghalang abrasi pantai

Ku dan Temano berhenti …

Berdua berdiri menatap laut … yang lapang dan terus bergerak

Begitu juga dengan angin bekerja dengan disiplin…

Kali ini ia meluncur dari pegunungan ..

Melewati tetesan mungil awan yang turun berantai ..

Hmmm … ada rasa rindu

Yang menguap liquid hangat di mataku

Yang membuncahkan senyum bahagia di wajahku

Yang membuat kaki betah untuk tetap berdiri lebih lama

Menikmati rasa nyaman itu …

This slideshow requires JavaScript.

Ku berbalik pulang … setelah 10 meter-an

Ku berbalik lagi lu lewati batas itu

Ku bimbing Temano melewatian bebatuan

Hingga tapak kami bertemu dengan butiran pasir padat diantara bebatuan

dan berhenti.

Kembali aku dan Temano berdiri menatap lapangnya laut dan indahnya langit

Kali ini ku biarkan liquid itu mengalir turun

Bersama butiran mungil yang masih setia turun

dan bibir ku bicara …

kemudian tersenyum percaya … disana juga begitu

 

ces…

Bulir mungil itu lebih besar

Dan basah

Saatnya menyelesaikan …

Dan pulang dalam belaian hujan

DREAM!

Mimpi, impian dan kehidupan…

adalah tiga serangkai…

mimpi samg kembang tidur

bisa berisi impianmu…

bisa juga gambaran masa depanmu…

bisa juga gambaran dirimu…

maka ingatlah setiap mimpi, lalu perhatikan apa yang kau temukan disana

karena ia bisa menjadi konselormu

 

impian adalah sesuatu yang kau harapkan

besarkan sampai ia menjadi motor bagimu untuk terus jadi lebih baik

dan biarkan hidup menjadi kesempatan tuk melihatnya dengan lebih lega

 

jadikan setiap pagi adalah kesempatan untuk bermimpi

mimpikanlah harapan dan perhatian mimpimu….lalu teruslah hidup

Being Who I am

menjadi aku
adalah menjadi suatu yang sedang terjadi
kulakukan sadar atau tidak
aku tetap menjadi aku

ku lihat mereka
ku dengar mereka
ku melihat diriku mereka
ku percaya ku sepertinya
itu

aku tetap sedang menjadi aku

aku tetap menjadi aku

aku adalah aku

aku adalah special

aku…

alhamdulillah …

hanya menjadi aku

membiarkan waktu berlalu
menjadikan diriku adalah aku

ku lihat mereka
ku menjadi aku
ku dengar mereka
ku menjadi aku

darahku bertamasya di otak
ku menjadi aku
(coz i just special creature…so that who i am)

Perfectly…..is me?

Perfectly ato sempurna bgt. Tidak ada seorang manusia yang mencapainya. Karena toh  kita semua tahu kalo yang Maha Sempurna tu Cuma Tuhan. Ya kan?

Sedang kita adalah ciptaan yang sempurna yang diciptakan dengan memiliki kelebihan dan kekurangan. Kedua hal tersebut pantas kita syukuri.

Gimana, g? Sederhana aja, kalo gak da orang yang kekurangan, dah kaya semua trus siapa yang bakal disebut kaya. Toh  semua pada kecukupan. Ya gak?

So… dua sisi kehidupan yang bisa dibilang dah kayak dua sisi mata uang ini gak bakal terpisahkan (duh.. Romantisnye..:p).

Tapi ngak usah khawatir, kita bisa jadi lebih baik, dengan memenej keduanya alias mengoptimalkan kelebihan yang kita miliki dan meminimalisir kekurangan yang kita miliki.

So..fren, buka mata buka telinga, juga buka pikiran, buka nurani, n buka pintu kalo mo masuk rumah tanpa lupa mengucap salam terlebih dahulu.

Met merenung ya….dah!

Like this on Facebook

Add this anywhere