Raining Beach

Rain come this dawn…

So soft n fresh….

Then….

the cloud allow the sun to peek with it’s wonderful shine

However,  the cloud still cry so sweet

Ku dan Teman akhirnya memutuskan untuk jalan pagi ini

 

Hmmm … teman

Ini nuansa yang indah

Sejuk …

Dan dingin saat bulir mungil tangisan awan menyentuh kulitku

Tujuan pagi ini … pantai dekat rumah

Sampai di ujung aspal yang bertemu dengan batu-batu penghalang abrasi pantai

Ku dan Temano berhenti …

Berdua berdiri menatap laut … yang lapang dan terus bergerak

Begitu juga dengan angin bekerja dengan disiplin…

Kali ini ia meluncur dari pegunungan ..

Melewati tetesan mungil awan yang turun berantai ..

Hmmm … ada rasa rindu

Yang menguap liquid hangat di mataku

Yang membuncahkan senyum bahagia di wajahku

Yang membuat kaki betah untuk tetap berdiri lebih lama

Menikmati rasa nyaman itu …

This slideshow requires JavaScript.

Ku berbalik pulang … setelah 10 meter-an

Ku berbalik lagi lu lewati batas itu

Ku bimbing Temano melewatian bebatuan

Hingga tapak kami bertemu dengan butiran pasir padat diantara bebatuan

dan berhenti.

Kembali aku dan Temano berdiri menatap lapangnya laut dan indahnya langit

Kali ini ku biarkan liquid itu mengalir turun

Bersama butiran mungil yang masih setia turun

dan bibir ku bicara …

kemudian tersenyum percaya … disana juga begitu

 

ces…

Bulir mungil itu lebih besar

Dan basah

Saatnya menyelesaikan …

Dan pulang dalam belaian hujan

Pasie Jambak Beach, West Sumatera, Indonesia

Subhanallah…baru ku  jelajahi tadi, ternyata di dekatku ada situs senyaman ini. Maka benar lah, saat Sang Pencipta bilang ‘berjalanlah dimuka bumi dengan rendah hati’ karena begitu banyak hikmah luar biasa yang bertebaran disana. Salah satunya ini, pinggiran jalan yang mengobati hati dan fisikmu. Datanglah kesana dan temukan nuansamu sendiri teman.

This slideshow requires JavaScript.

Potongan Kata …

Sendiri …

bingung…

Akhirnya ‘Temano’ membuatku memilih jalan kanan

berteman matahari sinar matahari pagi

Tapak hitam ‘Temano’ mengelus butiran pasie Jambak

ciiiiiiit…ku dan ‘Temano’ berhenti

bingung

kiri atau kanan?

‘tap shot’

ku dan ‘Temano’ pilih kanan lagi

wooow ….

seperti jalan setapak di Eropa

kiri kanan ada pohon berujung runcing dengan daunnya yang hijau

jalan tanah yang tampak sudah biasa dengan tapak hitam motor, sepeda dan sesekali mobil

dan lebih ke dalam …. hup

ada  perkebunan naga….haha buah naga (yummy)

pusing kanan lagi…

waaaaaaaaaaa…..

ada bibir pantai yang selalu romantis dengan kecupan lembut ombak yang buai alunan angin pantai dibawah lapangnya cakrawala

lega……….

bahagia ……..

hmmm…..’Temano’ sugoi…honto arigatou

ahaaa….ada track di bibir pantai

bersama ‘Temano’

ku ikut menjejal track-ku sendiri

hingga sekumtum bunga kuning

dikeliling pohon runcing yang hijau

hmmm….

saat menemukan jalan pulang

HOME….:)

Terima kasih ya Allah…n special to ‘Temano’ n ‘Tab’ yang setia menemaniku, mari kita temukan hikmah luar biasa lainnya 🙂

Pantai Muko PA

beautiful…..hmm

Uni dila setuju tuh…

Suasana pantai adalah terapi yang baik untuk refreshing pikiran dan tubuh. Suara deburan ombak yang mengelus tepi pantai dan menelisik sela-sela batuan menjadi alunan musik terapi yang menenangkan. Hembusan angin siang yang berburu menuju arah pegunungan menyegarkan tubuh, walau terik terasa menyengat kulit.

Saat kita melepas pandang jauh ke tengah laut, ujung langit dan laut seakan bertemu, hingga saat matahari melewati batas, ia seperti ditelan sang lautan. Saat itu adalah pemandangan yang luar biasa dari ciptaan Allah. Merah temaran yang romantis. Subhanallah.

Kini dan dahulu….diantara kita telah merusak nuansa indah ini dengan behavior yang tidak pada tempat. Hiks…