Sajian Fadillah Andini tuk Hari Mama

22 Desember 2011 adalah hari yang penting untuk Fadillah Andini, gadis kecil usia 9 tahun yang sekarang duduk di kelas V SD. Malam kamis ia sudah pusing memikirkan hadiah apa yang akan diberikan kepada mama pada hari Ibu besok. Maka diskusi panel pun dimulai, dan akhirnya disepakati bahwa besok semua pekerjaan rumah akan ia laksanakan sebagai hadian untuk Mama.

Besok telah tiba …

Sekitar pukul 8, Adin, panggilan Fadillah Andini, berangkat bersama kakaknya ke Pasar Pagi Tabiang dengan berjalan kaki. Dalam perjalanan ia berusaha menghafalkan semua belanja yang diperlukan untuk hidangan hari ini. Sesampai di pasarAdin singgah di toko langganan Adin tuk memesan Minyak Tanah, selanjutnya beranjak ke dalam pasar untuk berburu hafalan bahan makanan tadi.

Singgah berbelanja di satu toko, balik dengan sebuah kantong belanjaan di tangan. Sehingga setelah semua bahan terbeli telah adalah beberapa kantong di tangan Adin. Saat singgah mengambil Minyak Tanah di toko langganannya, segera ia bilang, ‘Bu boleh minta kantong plastik yang lebih besar!”, segera si ibu memberikan selembar kantong plastik yang lebih besar, “Kalo begini kan lebih mudah bawa belanjaannya”, wow …. adin leboh kreatif dari kakaknya.

Selanjutnya pulang dan parkir di dapur.

Tak..tak… tuk … tuk … cesss … cesss tangan Chef Adin mengolah bahan makanan bersama kakaknya. Dan terhidanglah makanan lezat …. hmmm

Semangkok Ayam Goreng Balado Ijau plus Tahu Goreng, 2 Mangkok Ayam Goreng Balado Ijau plus Tahu Goreng, Semangkok Ayam Goreng bumbu Penyek, Semangkok Latua Paku, dan dua potong Telur Dadar Balado.

Masing personalnya sebagai berikut;

Eh… tuk nasi goreng tuk adalah masakan Hari ini, berpenampilan bule karena lupa ambil cabe merah. Balik ke masakan Chef Adin pada Hari Mama, berikut adalah dessertx

Jelly Mango

dan

Risoles isi Ubi Kentang Wortel

dan

Hmmm … alhamdulillah, sajian hari Mama Chef Adin selesai. Selamat Menikmati Ma 🙂

Dari chef kita, Fadillah Andini & Kakaknya & Abangnya

Like this on Facebook

Advertisements

Hmmm….Menu hari ini Bakso Daem n Ketem Goreng..Oishi!

Today…I made my first Meat Ball alias bakso. Alh-alihawalnya pengen buat dendeng bakar, setelah ikut pelatihan jadi dapat ide lain, buat bakso combine with tempe.

Setelah searching cara buat bakso dg Google-san, batu lado mama dan blender jus berjuang bersama mengubah daging mentah menjadi pasta bakso.

Blub..bluub..bus…air dalam kuali dah panas…crup…plup…crup.. satu persatu adonan bakso menyembul keluar dari genggamanku n plup sendok di tangan kanan sigap menyendoknya dan mengiring bakso ke dalam air mendidih..

dan …

…. akhir bakso itu mengapung…

Horee….Sugoi….bakso tempenya jadi…

hmmm masuk mulut…hmm..hmmm….Oishi

n sepertimya lain waktu ku mesti lebih bersahabat dengan Garlic..hehe

next….Bakso Daem (daging plus tempe) akan berkolaborasi dengan rebusan sayur, pertama Selerdi+bawang prei, kedua kentang, ketiga tomat dan daun bunga lobak n sayur pangsit, semua empuk dalam air kaldu bakso. Hmm…harum n lapeeer.

Dan sentuhan akhir dari sebungkus lasa semakin menambah ‘Oishi’