SKU & AMT Mix

This slideshow requires JavaScript.

22-24 November 2011, semangat kewirausahaan setelah pelatihan AMT direalisasikan lebih nyata dengan Penyusunan Studi Kelayakan Usaha (SKU).

Disini kami diajarkan untuk memikirkan dengan matang usaha yang akan dijalankan dan memikirkan berbagai kondisi yang akan mempengaruhi jalannya usaha tersebut.

Hari pertama, bersama Pak Masrul kmi diingatkan kembali ke bangku SMA, yakni belajar membuat jurnal keuangan. Benar, pengaturan atau pembukuan keuangan yang baik sangat menentukan perkembangan usaha nantinya. Kami belajar tentang jurnal umum, neraca hingga tentang laporan laba rugi. (Wuiih….benar pusingnya)

Namun dengan adanya materi yang diberikan pada setiap peserta, itu membantu dalam pengaplikasian langsung saat memulai usaha nantinya.

Lanjut hari ke 2, saat sebenar-sebenarnya untuk menulis SKU, setelah Pak Syamsul meminta kami menentukan usaha yang akan kami buatkan SKUnya dan memberikan materi tentang aspek yang perlu dipertimbangkan dalam penyusunan SKU ( aspek ekonomis, aspek teknis, aspek manajemen, aspek pemasaran dan aspek finansial).

And … lunch time almost come, He ask us to make some groups, then discuss together and search many important information with uncle Google engine. They are

    1. Course group with Ledi as operator,
    2. Bordir group with Ririn as operator,
    3. Songket group with Uni Yensi as operator,
    4. Earth Food group with Pemi as operator,
    5. Light Bata group with Pak Ad (our leader),
    6. And Bakery group with Bg Fauzan.

So….

After lunch and pray, we involve in outclass training. Some go to Internet café, some stay in class, some go to other place and some stay in dormitory … that us.

Tomorrow morning, each group present their SKU in front of the class. In limited time, we must perform our SKU and answer some question.

At last ….. The suggest is focus to the ‘core of bisnis’.

Then Mr. Ridswan complete this training with information to enter our SKU to bank or other place.

Hmmm…so complete and usefull. Now, time to apply all. Honto ni Arigatou, sensei 🙂

Advertisements

Achievement Motivation Training with KOPERINDAG

November 14-16, 2011 at UPTD Workshop Center in Padang, the Journey of Enterpreneur Self Building continue with Achievement Motivation Training. There, we more know our self and our potensial (Strength n weakness) for better next step.

Nan taraso bana adalah kekeluargaan jo uni-uni, bundo and mamak-mamak nan tibo dari baragam daerah di Sumatera Barat, ado yang dari Situjuah Payokumbuah, Kamang Agam, Solok, Bukik Kundi Pasisie Selatan, Sawahlunto, Sijunjuang jo Lubuak Aluang.

3 hari nan singkek tuak kami baraja tau diri surang sarato mamahami satu samo lain. Namun ko juo3 hari nan yo bana barago, baraja manarimo diri jo manarimo baa dek urang bantuak itu (kalakuannyo). Hmmm…sabana pelajaran ‘Life Span in Developmental Psychologydima satiok tahap perkembangan punyo karakteristik masing-masing dan setiok bentuk pengasuhan pun punyo arti penting dalam ‘personality’ setiok urang.

3 hari bamain-main jo apak ibuk fasilitator nan barago tuak 20 peserta AMT , tuak labiah mangarti diri dan manarimo diri sahinggo semakin mantap melangkah manjadi wirausaha. ko nyo pandeka-pandeka AMT angkatan ka duo berikut biodata en kontak….siapo tau berminat dengan usaho-usaho ko (Mulai dari usaho bordiran, makanan kering, makanan basah, Kelapa gongseng, Rakik Maco, sampai ka Desain Kombinasi Kebaya….Mantap 🙂 ). Cekidot lah!

(Dari kanan atas (dekat mobil merah) ke kiri atas)

1. Pak Das, Dasrul Yunus, Bapak Dosen kita dari Politeknik Unand dan juga pengelola Koperasi di Belimbing Padang, rang Sikumbang Dt Panindih. Call in 081267 255 25.

2. Engri, Engrit Lativa Noverita Kaswati, Sarjana FMIPA Unand dan pengurus Koperasi  dan Fasilitator PSP3 Kemenpora asal Solok.

3. Santi Surya Putri, Sarjana psikologi plus bakat Koki, mulai makanan nusantara hingga western, rang Koto.

4. Bu Mar, Marniati, pengusaha bordiran pena asal Magek Agam dan juga pengelola kursus swadaya menjahit baju, punya moto ‘Hidup adalah perjuangan’, call in 081363 251 751.

5. Bu Yanti, Apriyanti, pengusaha cafetaria, rang Sikumbang  yang hobi bernyanyi.

6. Bu Poppy, Farida, Fasilitator kami yang semangat walau telah pensiun, tetap eksis tuk memberdayakan masyarakat. Rang Chaniago yang hobi bernyanyi juga dan memiliki moto hidup ‘Hari ini lebih baik dari hari kemaren, hari esok lebih baik dari hari ini’. Call in 081267 31 475.

7. Pak Pul, Syaiful Anwar “Pedang yang bercahaya”, fasilitator kami mamak rang Sikumbang Sanin Baka, Solok. Punya moto hidup ‘Berbagi ilmu, kita semakin pintar, Berbagi harta, kita makin kaya, Berbagi senyum, kita semakin bahagia’. Call in 081363 140 321.

8. Bu Yanti, Dahmayanti ‘Damai di Hati’, ibu fasilitator yang lembut asal Payakumbuh, rang Chaniago, yang memiliki moto hidup ‘ Jalani hidup seperti air dan tetap berusaha dengan optimal’.

9. Bu Wati, Resmawati, pengusaha kue basah asal Balai Salasa Pasisie, rang Sikumbang juo. Call in 082169 915 913.

10. Bu Ery, Fari Yusneti, pengurus Koperasi asal Situjuah Batua Payakumbuh. Rang Melayu dengan moto ‘Jadilah seperti air mengalir dan tetap berusaha yang terbaik’.

11. Uni Imas, Rang Melayu Kampai dari Pasisie dengan Spesialisasi manggaleh sayua.

12. Pemi, Pemi Yunita, Calon pengusaha sukses asal Pagu Solok Selatan, rang Melayu.

13. Pak Nan, Afnan, Bpk wajah awet muda ternyata yg paling senior di pelatihan, rang Melayu Tobo yang menjabat sebagai kepala koperasi.

(dari kanan bawah ke kiri)

14. Uni Meta, Meta Warni Sandra, Seorang perancang desain kebaya, rang Melayu punya moto hidup ingin menjadi special di hati, walaupun itu sakit dihati’. Call in 081363 049 144 (hsss…rancang kebaya keren, punya ragm kombinasi yang mantab).

15. Riny, Riny Asdiani, Sarjana Psikologi dengan Karakteristik orang lapangan berkembang d TEO Alfalfa (sebuah lembaga pengelola training), punya moto hidup ‘ Lakukan banyak tuk orang lain, Sehingga kamu tidak merasa kekurangan…’.

16. Ika, Rika Desma Dahlia Kaswati, rang Sikumbang asal Solok.

17. Uni Rila, rang Sikumbang yang senang dan bisa berbicara berbahasa Inggris, pengusaha makanan kering dan makanan basah asal Kamang Hilir Magek. Call in 085263 001 715.

18. Uni Uni, Yuwarti, rang Bukik Sundi, Jorong Parik, Solok, pengusaha Kelapa Gongseng yang mulai mengembangkan usahanya. Call in 082170 063 218.

19. Uni Refno, Refno Fitri Jaya, rang Melayu Pesisir Selatan. Call in 085263 113 324.

20. Cici, Rang Sikumbang yang hobi membaca n Membordir. Punya moto ‘No pain No Gain!’. Call in 085364 755 558.

21. Uni Orin, Rini Anggraini, rang Jambak pengusaha Rakik Maco yang ini beroperasi di Kamang Agam. Punya moto ‘Jadikan pengalaman jadi guru terbaik’. Call in 085375 740 899.

22. Uni Rini, Rini Rahma Putri, rang Sikumbang Sekretaris Koperasi. Call in 081977 550 660.

23. Ledi, rang Koto Piliang yang punya moto ‘Be better…again and keep moving forward’. On the proccess to be a PTK, be Lecture and enterpreneur.

Itu sadonyo pandeka-pandeka Usaho Kecil Menengah yang sedang berproses menjadi lebih baik. Mohon doa dan kerjasamanya sehingga kita bisa hidup lebih sejahtera lagi. Tarimo kasih 🙂

Pasie Jambak Beach, West Sumatera, Indonesia

Subhanallah…baru ku  jelajahi tadi, ternyata di dekatku ada situs senyaman ini. Maka benar lah, saat Sang Pencipta bilang ‘berjalanlah dimuka bumi dengan rendah hati’ karena begitu banyak hikmah luar biasa yang bertebaran disana. Salah satunya ini, pinggiran jalan yang mengobati hati dan fisikmu. Datanglah kesana dan temukan nuansamu sendiri teman.

This slideshow requires JavaScript.

Potongan Kata …

Sendiri …

bingung…

Akhirnya ‘Temano’ membuatku memilih jalan kanan

berteman matahari sinar matahari pagi

Tapak hitam ‘Temano’ mengelus butiran pasie Jambak

ciiiiiiit…ku dan ‘Temano’ berhenti

bingung

kiri atau kanan?

‘tap shot’

ku dan ‘Temano’ pilih kanan lagi

wooow ….

seperti jalan setapak di Eropa

kiri kanan ada pohon berujung runcing dengan daunnya yang hijau

jalan tanah yang tampak sudah biasa dengan tapak hitam motor, sepeda dan sesekali mobil

dan lebih ke dalam …. hup

ada  perkebunan naga….haha buah naga (yummy)

pusing kanan lagi…

waaaaaaaaaaa…..

ada bibir pantai yang selalu romantis dengan kecupan lembut ombak yang buai alunan angin pantai dibawah lapangnya cakrawala

lega……….

bahagia ……..

hmmm…..’Temano’ sugoi…honto arigatou

ahaaa….ada track di bibir pantai

bersama ‘Temano’

ku ikut menjejal track-ku sendiri

hingga sekumtum bunga kuning

dikeliling pohon runcing yang hijau

hmmm….

saat menemukan jalan pulang

HOME….:)

Terima kasih ya Allah…n special to ‘Temano’ n ‘Tab’ yang setia menemaniku, mari kita temukan hikmah luar biasa lainnya 🙂

Seminar ‘Enterpreneurship’ with KOPERINDAG

3 November 2011, Sosialisasi Kewirausahaan dari Koperindag. Beberapa hari sebelumnya My BBF Riny send us a message to register for this seminar. That’s the Start…for wonderful journey next to find and build enterpreneur self, for me especially.

The first day, Mr. Rudy start to build our enterpreneur self. He said be enterpreneur, we must look for something that can create, bergerak gesit, have will organized individual, memiliki optimistic and tidak tergantung pada keberuntungan. More than that all, we must keep sharing with others.

Then we must dare to dream (arrange a clear target)

…dare to try

…dareto fight

…dare to fail

…dare to success

So…Action 🙂

Next day, Mr. Imran Convince our enterpreneur self with a circle of success management (Allah SWT, Family, Financial, Physic, Mentally, and Social). Then knowing our potensial will help us to make boost marketing plan that we’ve written in Bisnis Plan.

Plus…plus tps is ‘pray alias Doa’

The last day Mr Azwir and Mr. Firlan, more convince our enterpreneur will with word….Just start and then write every movement that you make…it really helpfull to push you up.

At Least…in special date November (11) 11, 2011, at 11 o’clock, this Seminar closed by head of UPTD Padang, and 13 newer enterpreneur self have rebuild to make grear movement next. 🙂

7 Milyar orang di Dunia: Urutan ke Berapakah Anda?

7 Billion People: What Number Are You?

 

The 7 billionth person will be welcomed to the world on Monday, according to the United Nations, marking a significant moment for earth’s population, which continues to grow at an exponential pace.

In fact, it’s a pace so staggering, you may be surprised to plug in your birthday and find out what number you are.

Just 12 years ago, the earth was home to 6 billion people, according to the United Nations, and back in the 1960s, the earth’s population measured only half that number — 3 billion.

And in the time of our founding fathers, there were just 1 billion inhabitants on earth.

No one can say for certain who this 7 billionth baby will be or where they’ll be born, but scientists said they have a reasonable guess, and it all boils down to the math: India.

A baby is born in India nearly every second, making it the fastest growing country in the world. India’s population is expected to surpass that of China, currently the world’s most populous country, in only 14 years.

And in a mere decade, scientists said we’ll be preparing to welcome the 8 billionth person into the world.

Whether it’s Bismarck or Bangalore– we’ll never quite know for sure.

Pasted from <http://abcnews.go.com/blogs/headlines/2011/10/7-billion-people-what-number-are-you/>

 

7 Milyar orang: Urutan ke Berapakah Anda?

 

7 milyar orang akan disambut dunia pada hari senin, ini berdasarkan PBB,  ini menandakan besarnya populasi di bumi, yang akan terus bertambah dengan grafik yang meningkat.

Pada kenyataannya, ini merupakan peningkatan yang mengejutkan, anda akan terkejut saat memasukkan tanggal lahir anda dan mengetahui urutan ke berapakan anda (find out what number you are.)

12 tahun yang lalu, bumi hanya dihuni sekitar 6 milyar orang, berdasarkan data PBB, dan pada tahun 196an, populasi di bumi terhitung hanya setengah dari jumlah tersebut — 3 milyar orang.

Dan pada saat kakek buyut kita dulu, hanya terdapat sekitar 1 milyar penghuni di bumi.

Tidak ada yang dapat menebak dengan tepat siapakah bayi ke 7 milyar yang akan lahir atau dimana mereka akan lahir, tetapi para peneliti mengatakan bahwa mereka memiliki sebuah tebakan yang beralasan, dan berdasarkan perhitungan matematika bayi itu lahir di India.

Seorang bayi lahir di India hampir setiap detik, ini membuat India menjadi negara dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Populasi di India dimungkinkan  akan melebihi  jumlah populasi di China, yang saat ini merupakan negara dengan populasi terbanyak di dunia, hanya dalam 14 tahun.

Dan dalam satu dekade saja, para peneliti mengatakan kita akan bersiap untuk menyambut penghuni bumi yang ke 8 milyar di dunia.

Apakah itu Bismarck atau Bangalore– kita tidak akan pernah tahu pastinya.

Yang penulis tau….ini urutan penulis dalam penduduk dunia

Dan ini populasi di Indonesia

Dilihat dari jenis kelamin, ini tingkat perharapan hidupku

Pantai Muko PA

beautiful…..hmm

Uni dila setuju tuh…

Suasana pantai adalah terapi yang baik untuk refreshing pikiran dan tubuh. Suara deburan ombak yang mengelus tepi pantai dan menelisik sela-sela batuan menjadi alunan musik terapi yang menenangkan. Hembusan angin siang yang berburu menuju arah pegunungan menyegarkan tubuh, walau terik terasa menyengat kulit.

Saat kita melepas pandang jauh ke tengah laut, ujung langit dan laut seakan bertemu, hingga saat matahari melewati batas, ia seperti ditelan sang lautan. Saat itu adalah pemandangan yang luar biasa dari ciptaan Allah. Merah temaran yang romantis. Subhanallah.

Kini dan dahulu….diantara kita telah merusak nuansa indah ini dengan behavior yang tidak pada tempat. Hiks…

Fukuoka, Japan

The Fukuoka Prefecture is vast and in total, this region has a population of more than five million, with both the cities of Fukuoka and Kitakyushu each being home to over one million inhabitants and amongst Japan’s biggest. Fukuoka has long been the most important city in the Kyushu region and contains plenty of sights to see and things to do, including a number of prominent sports stadiums, concert halls and even an impressive local baseball team, known locally as the Softbank Fukuoka Hawks.

Visitors staying in Fukuoka are advised to search out the local English-language magazine ‘Fukuoka Now’, which is a monthly guide to everything that is happening in the city and is available at the main tourist offices. Other useful publications include ‘Rainbow’, an events newsletter published by the Fukuoka International Association, and also ‘Fukuoka on Foot’, where a number of walking trails around the city are described in detail.

http://www.fukuoka.world-guides.com/fukuoka_life.html

By Justin Tadlock on September 242007

The city is beautiful. It is nestled in between mountains, trees, and beaches. The people actually seemed surprisingly friendly too. Even though I like where I’m at in South Korea, I haven’t experienced this type of welcoming from Koreans. The city is clean. And, you must watch out for bicyclists! I’ve never seen so many bicycles in my life.

The driving on the left side of the road, walking on the left side of the sidewalk, and riding on the left side of the escalator felt odd though. Everything was expensive too. Subway rides were way overpriced. I quickly learned to get the all-day pass.

I almost felt a little at home. Everything was so Westernized, yet the city seemed to hold onto its Eastern roots. It felt like a good mix of different cultures.

Speaking of different cultures, I saw way more white people than I’ve seen in a while too. I can also definitely notice the difference between Korean and Japanese people. Before I moved to this side of the world, I couldn’t tell one Asian person apart from the other, as far as their nationality was concerned. I noticed a much more “exotic” look to the Japanese. People dress much differently too. Women wear way more revealing clothing from what I noticed. That’s probably due in large part to the Westernization of the culture.

http://justintadlock.com/archives/2007/09/24/fukuoka-japan

Tips Berburu 8 Beasiswa Luar Negeri (by Bg Fuadi ‘Negeri 5 Menara)

Saturday, 07 August 2010 17:29 | Author: Administrator |

Sejak A. Fuadi, penulis Negeri 5 Menara tampil di KickAndy, Metro TV bulan Mei 2010 dan Tatap Muka TVOne bulan Agustus, banyak pertanyaan tentang tips bagaimana dia mendapatkan 8 beasiswa dari luar negeri. Beasiswa yang diterimanya mulai dari program fellowship 1 semester di National University of Singapore, exchange program ke Quebec, Kanada,  sampai program masters di George Washington University, USA dan University of London, UK.  Fuadi sempat membagi tips ini di akun twitternya @fuadi1. Berikut kompilasi tweet itu:

1. Harus ada niat dan keinginan yang besar dan sangat kuat untuk dapat beasiswa. Karena untuk dapat satu adalah perjuangan yang penuh kompetisi.
2. Tapi ketahuilah banyak beasiswa tersedia di mana-mana dalam berbagai bentuk, durasi dan penerima. Kadang beasiswa ini kurang publikasi.
3. Karena kurang publikasi, tugas kita untuk heboh mencari. Dulu saya suka keluyuran ke banyak pameran pendidikan, kantor-kantor untuk nanya-nanya.
4. Jadi step penting adalah niat kuat sehingga siap heboh mencari info ke mana-mana. Beasiswa itu banyak kok.
5. Sekarang heboh cari info itu gampang. Search di google. Gabung dengan milis Beasiswa atau Facebook beasiswa. Dulu saya ga ada internet. KLIK “READ MORE” untuk tips no 11 sampai 56.

6. Sampe di sini saya mau bilang, beasiswa tidak datang sendiri, tapi harus dicari dengan segenap usaha. Harus Man Jadda Wajada.
7. Beasiswa yang saya bahas adalah yang ada hubungannya dengan luar negeri. Karena saya gak pernah dapat dari dalam negeri.
8. Menurut saya dapat beasiswa itu lebih karena faktor sungguh-sungguh. Bukan karena pinter. Bannyak yang pinter ga dapat.
9. Biasanya kalau sudah sungguh-sungguh cari info, dalam 6-8 bulan kita sudah dapat calon-calon beasiswa yang bisa kita lamar.
10. Sumber beasiswa yang bonafid itu antara lain Fulbright ke US, Chevening ke UK, Manbusho ke Jepang dan ADS ke Australia. Selain itu banyak yang lain.
11. Setiap beasiswa punya syarat beda-beda. Tapi stepnya hampir sama: kirim aplikasi, seleksi tulis, dan wawancara. Kalau lolos, terbang deh:)
12. Ok, anggap sekarang sudah dapat info lengkap. Langkah pertama adalah mengisi aplikasi dan melengkapi surat-surat yang dibutuhkan.
13. Ingat 1 beasiswa itu diperebutkan banyak orang. Seperti Fulbright, 1 kursi diperebutkan sampe ribuan orang.
14. Seleksi awal via aplikasi. Karena kompetisi ketat, tulis aplikasi dengan sebaik mungkin. Ribuan aplikasi dan hanya yang istimewa yang get noticed.
15. Saya perlu sampe berminggu-minggu hanya untuk ngisi 2 halaman aplikasi. Pastikan samauanya error free dan kuat. Ini satu-satunya kesempatan kita to impress.
16. Syarat umur, IPK, nilai Toefl dll beda-beda setiap beasiswa, jadi silakan cek ke pemberi beasiswa masing-masing.
17. Kalau aplikasi beasiswa sudah dikirim, sila mulai cari sekolah & surat-suratan sama universitas. Jadi ada 2 aplikasi: beasiswa dan aplikasi ke sekolah.
18. Kalau aplikasi layak, akan dipanggil untuk tes tulis n wawancara. Kalo Chevening ada tes tulis dan bahas, kalo Fulbright langsung ke wawancara.
19. Tes tulis Chevening sistem gugur. Yang gak lulus tes 1 gak bisa ikut tes ke 2. Yang lulus akan dipanggil untuk wawancara.
20. Sebelum wawancara, berlatih jawab pertanyaan-pertanyaan, baca dan denger segala sesuatu dalam b. inggris beberapa hari sebelum wawancara akan bantu. Tidur cukup dan relax.
21. Begitu dipanggil masuk ruang wawancara, relax. Anggap pewawancara itu teman yang mau denger cerita kita. Be honest. Show your passion.
22. Jadi ada 2 kesempatan jual diri. Dalam aplikasi dan di saat wawancara. Di 2 kesempatan itu; jujur, semangat, pede, dan ceritakan semua kelebihan kita.
23. Tiap beasiswa beda, tapi umumnya mencover tuition, biaya hidup, tiket PP, biaya tes Toefl dan kursus bahasa. Suami/istri tidak selalu di-cover.
24. Ada besiswa yang baik yang sampai men-cover beli laptop, biaya riset tesis, suami/istri. Sila cek setiap dengan pemberi beasiswa untuk detil.
25. Ok, udah dapat beasiswa lalu gimana? Harus ada sekolah yang sudah nerima kita, baru bisa berangkat. Kalo belum ada, ya terpaksa nunggu dulu.
26. Udah dapat beasiswa dan dapat sekolah, tapi beasiswa tidak cukup bayar SPP gimana? Harus cari beasiswa tambahan atau uang sendiri.
27. Kalau sudah dapat beasiswa dari yang bonafid, mencari tambahan lebih mudah. bisa ke korporat, yayasan, dan bahkan ke kampus yang akan terima kita.
28. Kampus US & UK punya bwragam beasiswa tambahan. Ada yang khusus untuk perempuan, untuk orang asia, untuk orang cacat, untuk negara ketiga dll.
29. Cari satu beasiswa utama dulu, kalo gak cukup, banyak kesempatan dapat beasiswa tambahan. Cek Ford Foundation salah satu yang bisa kasih.
30. Umumnya kesempatan beasiswa itu buat yang sudah punya pengalaman kerja. PNS, perempuan, wartawan, NGO, dari Indonesia Timur peluang bisa lebih besar.
31. Beasiswa yang saya bicarakan beragam: ada yang pendek 3-9 bulan, biasanya fellowship/exchange program, ada yang untuk S1, ada S2, dan ada S3.
32. Bagusnya beasiswa besar, ada kontrak bhw penerima balik lg ke Indonesia beberapa tahun, biar gak brain drain.
33. Ada beasiswa dari korporat yang malah mewajibkan penerimanya kerja di perusahaannya, seperti di Singapore. Di US setamat kuliah boleh kerja 18 bulan.
34. Nah bagi yang belum tamat kuliah gimana? Ada kok kesempatan dapat beasiswa singkat. Saya dapat 2 beasiswa singkat sebelum lulus S1.
35. Semester 6 saya dapat exchange program ke kanada & semester 9 saya dapat fellowship ke NUS Singapore. Durasinya 6-9 bulan. Jadi jangan nunggu lulus!
36. Buat karyawan banyk shortcourse untuk profesional. Saya pernah dapat fellowship di Uni Maryland. Sekelas sama pemenang pulitzer. Jadi kapan saja bisa.
37. Jadi definis beasiswa yang saya bahas adalah segala kegiatan belajar kita di luar negeri yang dibayarin orang lain. Gratis. Tidak harus untuk dapat gelar.
38. Ada beasiswa yang hanya buat orang yang belum pernah sekolah di LN. Tapi ada juga yang MALAH percaya dan ngasih ke orang yang pernah dapat beasiswa juga.
39. Untuk info terbaru berbagai beasiswa harus rajin nyari-nyari, tapi bisa juga join di FB, ada akun beasiswa, juga di grup “beasiswa” di yahoogroups.
40. Bagi yang masih kuliah, usahakan IPKnya lumayan bagus, karena ada beasiswa S2 dan S3 yang mematok IPK minimal. sekitar 3.00 cukup aman.
41. Jadi dapat beasiswa itu kombinasi niat kuat+usaha di atas rata-rata untuk nyari+riset dan persiapan+honest+passionate+jangan lupa DOA dan IKHLAS.
42. Buat aktifis kampus, Dikti punya program exchange ke Cina, Aussi dan Belanda. Sila kontak rektorat ato Dikti.
43. Buat karyawan perusahaan besar, lihat website company, kadang-kadang ada program fellowship untuk pindah ke kantor di LN beberapa bulan.
44. Saya pernah jadi pewawancara. Kami suka yang jujur, artikulatif dan punya tekad besar. Tidak suka sama yang sombong, malas-malasan, dan lebai.
45. Supaya ga grogi waktu wawancara, Jangan terburu-buru, pikir dulu baru jawab. Sebaiknya ada eye contact dengan pewawancara. Show ur spirit!
46. Sebagai pewawancara yang kami cari adalah orang yang bertekad besar untuk menggunakan beasiswa sebaik-baiknya dan apa dia punya mampu untuk itu.
47. Sebagai pewawancara yang kami cari adalah apa orang ini bisa membawa manfaat buat hubungan kedua negara dalam arti luas.
48. Sebagai pewawancara yang kami suka orang yang telah riset dan do their homework tentang beasiswa, bidang studi dan negara yang dituju.
49. Saya suka bawa kliping tulisan atau karya lain saya ke ruang wawancara. Perlihatkan ke pewawancara. Seeing is believing.
50. Waktu wawancara terbatas, ceritakan semua strenght kita, pilih kata-kata lugas dan to the point. Tapi jangan menyombong. Rehearse di rumah.
51. Ketika pewawancara rapat, every little effort peserta dipertimbangkan. Jadi usahalah di atas rata2, Go the extra miles, jangan lupa DOA.
52. Skill Inggris diukur dengan Toefl atau Ielts. Skornya tergantung pemberi beasiswa, universitas dan studi. Toefl berkisar 550 sd 600.
53. Enaknya dapat Chevening, ADS dan beberapa yang lain, penerima dapat free kursus Inggris sebelm kuliah. Kualitasnya bagus dan jadi banyak teman.
54. Penerma beasiswa bonafid dihargai di kampus dan tempat kerja. Universitas dapat kredit kalau nerima Fulbright atau Chevening recipients.
55. Gagal 1-2 kali jangan berhenti. Anggap aja latihan. Persaingan ketat. Coba lagi. Worth it kok ngulang berkali-kali. Man sabara zafira.
56. Seperti hal lain saya percaya dapat beasiswa adalah kombinasi niat kuat+usaha di atas rata2+doa+ikhlas. Everything is possible.

Posted by; http://negeri5menara.com/index.php/the-news/104-tips-berburu-beasiswa-luar-negeri