Taman Herbal bagi Pemula

Herb Gardening for the Beginner

November 13, 2010

Herb gardening isn’t strictly for aesthetic purposes. Herb gardening has culinary uses and those who are interested in getting involved have a thing or two to learn about the entire process and what it involves.

Herb gardens are among some of the easiest gardens that a person can grow. These sorts of gardens require an area of land that is relatively small. They can be grown indoors in pots, window boxes or even hanging planters. These gardens may be used to spice up your dinner dishes or for medicinal purposes and their pleasant aroma and beautiful flowers. They may also be used either fresh or dried and they are a staple in every kitchen cupboard.

Kebun rempah tidak harus untuk tujuan estetis. Kebun rempah digunakan untuk keperluan kuliner dan orang-orang yang tertarik untuk mempelajari kegunaan dan apapun tentang tanaman rempah . Kebun rempah merupakan kebun termudah yang dibuat seseorang dari sekian macam kebun yang ada. Kebun ini hanya memerlukan area yang relatif kecil. Tanaman ini dapat ditumbuhkan dalam ruangan dengan menggunakan pot-pot, kotak-kotak dekat jendela, atau bahkan dengan pot gantung. Kebun ini dapat berisi tanaman yang menjadi bumbu masakan anda atau tanaman dengan tujuan kesehatan dan aroma yang menyenangkan dan bunga yang cantik. Tanaman tersebut dapat digunakan langsung atau dikeringkan dan bisa diletakkan disetiap lemari dapur.

If you’ve ever reached for spice in the kitchen and realized that you were out, it may be a good enough reason to plant your own herb garden. Rather than running off to the store for some fresh supplies you can easily walk over to a plant and clip off what you need. You can have everything from fresh basil, thyme, sage, chives, dill, to tarragon or rosemary right at your fingertips from your herb garden.

Herbs may annuals, biennials or perennials. Annuals tend to flower one season and then die the next. Biennials live for at least two seasons, flower once and then die. Perennials tend to die in water but return to blossom the next season. If you pick perennials you should ensure that they are planted in a place that they can be kept from one year to the other.

Jika anda pernah mencari suatu bumbu di dapur dan kemudian menyadari bahwa bumbu tersebut telah habis, barangkali ini dapat menjadi alasan untuk membuat kebun rempah anda sendiri. Dibandingkan mencari ke toko untuk mendapatkan rempah yang masih segar, anda dapat dengan mudah mengambilnya di kebun dan memilih rempah diperlukan untuk saat itu. Anda dapat mengambil suplai rempah yang masih segar seperti kemangi segar, lengkuas, jahe, hingga tarragon atau rosemary dengan tangan anda sendiri dari kebun. Rempah-rempah dapat tumbuh bermusim, dua kali setahun atau tahunan.

Herb gardens require very little space and they may be either planted as seeds or plant clippings. Seeds should also be planted in shallow boxes in the late winter and from then they can be transplanted outdoors during the spring. Soil is a determinant factor that governs the issue of whether your garden thrives or falters. Herbs also do not grow properly in wet soil so it is essential that you provide adequate drainage for the herbs. If adequate drainage isn’t available then you can easily compensate by adding compost and sand to the soil that you have. You may also dig out at least 15- 18 inches of dirt and add crushed stone in it to aid in the process.

Kebun rempah memerlukan ruang yang kecil dan dapat ditanam dalam pot atau polibek. Bibit tanaman rempah dapat ditanam dalam kotak-kotak yang dangkal hingga akhir musim dingin dan untuk selanjutnya dicangkok ke luar ruangan selama musim semi. Tanah merupakan faktor yang penting dalam menentukan apakah tanaman di kebun akan tumbuh dengan subur atau tidak. Tanaman rempah tidak dapat tumbuh dengan baik dalam tanah yang basah sehingga sangat penting untuk menyediakan pengeringan air yang memadai untuk tanaman rempah. Jika pengeringan yang memadai tidak dapat dilakukan maka dapat diimbangi dengan memberikan kompos dan pasir ke dalam tanah yang akan digunakan. Anda juga dapat menggali sedalam 15-18 inci dan tambahkan pecahan batu untuk membantu pengairan.

Unlike other plants herbs don’t need too much fertilizer. The more fertile the soil that you have, then the less foliage will occur and your herbs won’t have enough flavor. Certain diseases or insects also tend to attack herbal plants too.

Tidak seperti tanaman lain, tanaman rempah tidak terlalu membutuhkan pupuk. Semakin subur tanah yang digunakan, semakin sedikit daun-daun rempah yang muncul dan tanaman rempah tidak akan memiliki cita rasa yang baik. Sejumlah penyakit atau serangga juga dapat menyerang tanaman rempah.

Harvesting herbs should take place in the morning and only when the plant has had enough foliage to maintain its growth. Whenever they are picked they should be washed almost immediately in cold water. They can also be used fresh or dried for use in winter.

Memetik tanaman rempah sebaiknya dilakukan di pagi hari dan hanya saat tanaman telah memiliki cukup daun untuk terus dapat tumbuh. Setelah dipetik, rempah-rempah tersebut sebaik disiram segera dengan air dingin. Rempah dapat digunakan langsung atau dikeringkan untuk digunakan di musim dingin.

In order to dry herbs, after washing you should hang them up in order for the water to evaporate. After this you should bind the stems together and place them in a band with the stems placed at the bags opening. After this close the bag with a rubber bag and hang them from a line so that they cool in a place that is dark and dry. The attic is usually a better choice as basements are usually damp. When two to three weeks have passed then you may remove the herbs from the bag and then crumble the leaves. When the crumbled leaves are perfectly crispy they should be stored in glass jars or airtight containers placed in a cool place so you can have them whenever you require them.

Untuk mengeringkan rempah, setelah dicuci anda gantungkan rempah tersebut untuk menguapkan air yang ada. Setelah itu anda sebaiknya menyatukan beberapa batang lalu mengikatnya dan letakkan dalam kotak yang terbuka. Lalu tutup kotak tersebut dengan tas karet dan gantungkan sehingga rempah dingin di tempat yang gelap dan kering.  Loteng biasanya merupakan pilihan terbaik dibanding di ruang bawah tanah yang lembab. Setelah dua sampai tiga minggu anda dapat mengeluarkan rempah dari dalam tas dan petik daun-daun rempah dari batangnya. Setelah daun-daun itu benar-benar kering, letakkan daun-daun tersebut dalam botol kaca atau kotak kedap udara lalu letakkan di tempat yang sejuk dan anda dapat menggunakannya saat anda membutuhkannya.

 

Pasted from <http://minigarden.com/container-gardening-ideas/herb-gardening-for-the-beginner/>

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s