It’s Raining Party

Brumm…
Ku berhasil maengkol sepeda motor Honda Kuda Hitam adikku mendaki Bukit Andalas demi menuntut ilmu atas uang kuliah yang dibayarnya setiap semester. Lalu ku berjalan ke luar dan berhenti di depan pintu yang telah terbuka. Ku sebar visionku mulai dari penurunan depan rumahku, taman kecil depan rumahku, toko yang berada di samping rumah, parkiran ojek diseberang jalan yang sepi, hingga kolam nila disamping kanan rumah. Semua berpesta, wooooooooooow….horee!

IT’S RAINING!! Raining Party coy! Raise U’r hand Up…Up!

Suara air yang meluncur dari atas penurunan menantam tanah menggantikan tabuh drum, lenggak lenggok air menyenggol setiap kerikil kecil melewati parit kecil di seputar taman menuju kolam menghasilkan suara maracas, dan ribuan tetes air yang menetes di setiap tempat mengalahkan musik DJ terhebat di dunia ini (e ew..leboy nih). Percaya gak percaya, semua tanaman itu menari dengan cerianya seiiring alunan musik alam ini sambil menikmati tetesan berkah dari awan yang menangis.
(dan akhirnya ku sadari, ujung bibir saling tarik menarik seperti dua kutub yang sama saling bertemu, subhanallah!! Indah dan terasa nyaman)

Ini nuansa indah, pesta tanaman di kala hujan. Dan juga nuansa sendu yang mengingatkanku pada sebuah memori lama, seorang sosok yang kusenangi. (Mau..mau tau tunggu setelah tutup kurung berikut ini)….
Pembaca hei pembaca….his name, Kenshi Himura, seorang samurai dengan bekas luka sayatan di wajahnya. (??!!)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s